Lintaspulau.id, SRAGEN — Seorang perempuan berusia 56 tahun bernama Supiyati terjatuh ke dalam sumur sedalam 5 meter di Dukuh Bugan RT 011, Desa Slogo, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Kamis (15/10/2026). Korban berhasil dievakuasi dalam kondisi sadar oleh tim SAR gabungan.
Ketua PSC 119 Sukowati Sragen, Udayanti Proborini, melalui Sekretaris PSC 119 Sukowati Sragen, Nengah Adyana Oka Manuaba, mengatakan korban merupakan warga Dukuh Bugan RT 011. Setelah dievakuasi, Supiyati diketahui mengalami luka pada kedua kakinya, termasuk fraktur terbuka pada tungkai bawah.
Oka menjelaskan Call Center PSC 119 Sukowati menerima informasi kejadian dari petugas RSU Assalam Gemolong sekitar pukul 15.40 WIB. Tim kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dan berkoordinasi dengan Puskesmas Tanon II, petugas pemadam kebakaran Satpol PP Sragen, PMI Sragen, serta unsur SAR lainnya.
“Tim SAR Gabungan tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan assesment lanjutan serta berkoordinasi untuk melakukan penyelamatan dengan teknik vertical rescue. Evakuasi berlansung dari penyiapan alat sampai selesai sekitar 1jam berjalan aman terkendali,” ujar Oka.
Evakuasi Berlangsung Sekitar 26 Menit
Sumur tempat Supiyati terjatuh memiliki kedalaman sekitar 5 meter dan lebar 90 sentimeter. Petugas mulai menyiapkan peralatan vertical rescue pada pukul 16.38 WIB.
Petugas kemudian turun ke dalam sumur pada pukul 16.52 WIB. Setelah mencapai korban, petugas memasangkan perlengkapan keselamatan sebelum mengangkatnya ke permukaan.
Supiyati berhasil dievakuasi pada pukul 17.04 WIB. Petugas selanjutnya memberikan pertolongan pertama sebelum membawa korban ke rumah sakit.
“Korvan dilarikan ke RSUD Soehadi Prijonegoro menggunakan ambulans PMI Sragen. Pukul 17.15 WIB, operasi SAR ditutup,” jelas dia.
Proses penyelamatan melibatkan tim gabungan dari PSC 119 Sukowati, Puskesmas Tanon II, PMI Sragen, BPBD Sragen, Damkar Sragen, Ambulans Lazisnu Tanon, TNI, Polri, SAR Himalawu, MDMC Sragen, SAR PSHT Karangmalang, Tanon Reaksi Cepat (TRC), Pramuka Peduli, Exalos Regional Sragen, RedKar Sragen, serta warga setempat.

Leave a Reply