Lintaspulau.id, CILACAP – PT Pertamina (Persero) mulai membangun dua kilang bensin di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dan Dumai, Riau. Pembangunan kilang itu sebagai upaya menekan ketergantungan terhadap impor bahan bakan minyak (BBM).
Proyek pembangunan dua kilang bensin itu secara resmi dimulai dengan meletakkan batu pertama atau groundbreaking di Cilacap dan Dumai pada Rabu (29/4/2026).
Direktur Infrastruktur, Proyek, dan Asset Integrity PT Pertamina Patra Niaga, Setyo Pitoyo, mengungkapkan nilai investasi untuk dua proyek kilang bensin tersebut diperkirakan mencapai US$1,2 miliar atau sekitar Rp20,4 triliun (asumsi kurs Rp17.000 per dolar AS).
“Masing-masing kilang itu investasinya sekitar US$600 juta sehingga totalnya akan sekitar US$1,2 miliar. Kurang lebih ya, itu belum termasuk misalkan kami harus melakukan upgrade fasilitas dan lain-lainnya,” ujar Setyo di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).
Adapun, fasilitas kilang Pertamina di Dumai dan Cilacap ditargetkan memiliki kapasitas gabungan 62.000 barel per hari. Proyek tersebut diperkirakan mampu menggantikan impor BBM hingga 2 juta kiloliter per tahun serta menyerap ribuan tenaga kerja.
“Berdasarkan pengalaman, ketika kita membangun [kilang] seperti itu, menyerap sekitar 2.000 orang dalam jangka waktu 1 sampai 2 tahun. Kemudian, kalau untuk dampak ekonomi kami harus lakukan perhitungan lebih komprehensif,” jelasnya.
Pembangunan kilang di Cilacap dan Dumai itu juga disebut berpotensi menekan impor BBM sekitar US$1,25 miliar per tahun, dengan target mulai beroperasi pada 2030.
Selain proyek kilang di Cilacap dan Dumai oleh Pertamina, sejumlah proyek lain turut melaksanakan groundbreaking pada hari yang sama, salah satunya fasilitas pengolahan batu bara menjadi dimethyl ether (DME) di Tanjung Enim, Sumatra Selatan oleh MIND ID dan Pertamina.
Tak hanya itu, terdapat pula pengembangan fasilitas produksi slab baja karbon berbahan bijih besi di Cilegon, Banten oleh Krakatau Steel, serta pembangunan ekosistem dan fasilitas produksi Aspal Buton di Karawang, Jawa Barat oleh Jasa Marga dan WIKA.
Secara keseluruhan, terdapat 13 proyek yang memulai tahap konstruksi dalam seremoni groundbreaking kali ini. Proyek-proyek tersebut berasal dari berbagai sektor hilirisasi di sejumlah wilayah dengan total nilai investasi Rp116 triliun.
Berita ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul Pertamina Mulai Bangun Kilang Bensin di Dumai dan Cilacap Senilai Rp20,4 Triliun

Leave a Reply