Lintaspulau.id, SRAGEN — Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Sragen memunculkan sejumlah nama bakal calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Sragen. Muscab digelar di Hotel Surya Sragen, Senin (20/4/2026) sore.
DPP PKB sudah melakukan penjaringan nama-nama sebelum muscab. Nama-nama hasil penjaringan DPP ternyata hampir imbang jumlahnya dengan nama-nama yang diusulkan peserta Muscab, sehingga total ada 11 nama yang diusulkan ke DPP.
Sebanyak 11 nama yang diusulkan tersebut selanjutnya akan digodok DPW dan DPP untuk masuk tahapan uji kompetensi dan kelayakan oleh DPP dan DPW. Ketua, Sekretaris, dan Bendahara DPC sebelumnya masuk dalam bursa.
Demikian pula nama Wakil Bupati Sragen Suroto dan Wakil Ketua DPRD Sragen Muslim juga masuk radar DPP. Sejumlah legislator PKB lainnya yang masuk dalam bursa bakal calon Ketua DPC seperti Mukafi Fadli, Amelia Suciani, Fathurrohman, Bombong Lukito, Muhammad Bahrul Mustawa. Nama-nama yang muncul dari unsur Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) hanya satu orang, yakni dari DPAC Gesi, Hardi.
Nama-nama tersebut diungkapkan perwakilan DPP PKB yang juga menjadi pimpinan sidang dalam Muscab, Ratna Juwitasari. Selanjutnya 11 nama tersebut ditampung DPP untuk proses tahapan berikutnya. Muscab PKB Sragen berlangsung mulai pukul 16.00 WIB dan selesai sampai malam hari. Sejumlah pimpinan partai politik (parpol) turut hadir dalam pembukaan Muscab PKB.
Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPW PKB Jateng, Muhaimin, saat ditemui Espos di sela-sela Muscab, Senin petang, mengungkapkan dinamika Muscab di tingkat akar rumput PKB memang selalu menarik dan menjadi perhatian publik.
Kualifikasi dan Kompetensi
Dia menilai kondisi tersebut disebabkan banyaknya kader-kader yang secara kualifikasi dan kompetensi layak untuk menjadi figur calon pemimpin. Dia menerangkan parpol memiliki kepentingan kerja-kerja politik dan kerja-kerja kerakyatan menjadi efektif, termasuk PKB. Dia menyampaikan PKB mengambil jalan tengah dalam proses Muscab.
“Kalau dulu Ketua DPC dipilih oleh DPAC, maka sekarang penentuan ketua DPC lebih mengedepankan musyawarah di bawah agar usulan-usulan yang dikandidatkan dari bawah bisa ditampung semua oleh DPP. Semua nama tersebut kemudian dilakukan uji kompetensi dan kelayakan oleh DPW dan DPP,” jelas Muhaimin.
Dia melihat Muscab serentak di Jateng dilakukan 15-20 April 2026 sehingga Senin merupakan hari terakhir. Dia menyampaikan selain di Sragen, pada Senin malam masih berlangsung Muscab PKB Kabupaten Sukoharjo. Dia melihat dinamika Muscab di Sragen juga menarik karena srag-sreg tetapi memang dinamika itu lumrah karena setiap orang memiliki aspirasi.
Dia menjelaskan nama-nama yang muncul merupakan hasil dari dua proses, yaitu proses pemetaan oleh DPP dan DPW dan usulan tambahan dari peserta Muscab sehingga muncul 11 nama.
“Pemetaaan DPP dan DPW dilakukan oleh tim dengan cara menggali informasi ke tokoh-tokoh dan stakeholders serta melihat track record kader selama ini. Target Muscab setidaknya untuk konsolidasi internal harus kokoh. Pemilu 2029 sudah dimulai sejak hari ini. PKB memiliki target yang optimistis dan realistis untuk mengawal pemerintahan di Sragen. Setidaknya target kursi PKB naik 30% dari perolehan kursi sekarang di DPRD Sragen,” ujar dia.
Wakil Bupati Sragen Suroto yang namanya muncul dalam bursa bakal calon Ketua DPC PKB Sragen menyampaikan siapa pun nantinya yang mendapat amanah dari DPP, insyallah selalu mendampingi program-program pemerintah, khususnya dalam pengentasan kemiskinan.
Nama Muslim juga muncul dalam daftar hasil pemetaan DPP. Muslim berpendapat ketika diamanahi oleh DPP akan siap melaksanakan. Dia mengatakan Muscab baru mengantarkan nama-nama dulu dan selanjutnya masih ada tahapan uji kompetensi dan kelayakan.
Daftar Nama Kandidat
Di luar ruang Muscab sempat muncul kata-kata “Sing pengen ora disenengi, sing disenengi ora pengen”. Artinya yang memiliki keinginan justru tidak disukai, sedangkan yang disukai malah tidak memiliki keinginan.
Keinginan yang dimaksud tentunya keinginan menjadi ketua DPC PKB Sragen. Celotehan tersebut sempat muncul dari salah satu nama yang diusulkan dalam Muscab, yakni Bombong Lukito yang kini menjadi legislator di DPRD Sragen. Celotehan tersebut ditanggapi oleh Fathurrohman yang namanya juga disebut sebagai kandidat.
“Kalau saya, yang penting bisa terus menjadi anggota DPRD Sragen sudah cukup,” ujar Fathurrohman sembari tersenyum.
Berikut daftar nama calon Ketua DPC PKB Sragen:
Hasil Pemetaan DPP PKB :
- Ahmad Budi Ridwani (Ketua DPC demisioner)
- Nur M Sugiarto (Sekretaris DPC Demisioner)
- Endro Supriadi (Bendahara DPC Demisioner/FPKB)
- Suroto (Wabup)
- Muslim (FPKB)
- Amelia Suciani (FPKB)
Tambahan usulan peserta Muscab PKB Sragen:
- Hardi (Ketua DPAC Gesi)
- Mukafi Fadli (Sekretaris Dewan Syuro DPC PKB Sragen)
- Fathurrohman (FPKB)
- Bombong Lukito (FPKB)
- M Bahrul Mustawa (FPKB)
Sumber : Muscab PKB Kabupaten Sragen.

Leave a Reply