Lintaspulau.id, SEMARANG – Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan di Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah, Jawa Tengah (Jateng), pada Rabu (29/4/2026) malam. Sekitar 200 ruko dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian yang telah menerjunkan tim Inafis ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol. Heri Wahyudi, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 23.00 WIB.
“Kami dapat laporan kurang lebih jam 23.00 WIB. Namun titik apinya belum bisa dipastikan, ini tim masih pendalaman, penyelidikan,” kata Kombes Pol. Heri di lokasi kejadian, Kamis (30/4/2026) dini hari.
Ia menambahkan, hingga saat ini jumlah kerugian akibat kebakaran belum dapat dipastikan. Namun berdasarkan pendataan awal, sekitar 200 kios atau ruko terdampak dalam insiden tersebut.
“Prakiraan kami ada sekitar 200 kios yang kebakaran. Tetapi kerugian akibat kebakaran ini belum bisa diprediksi,” pungkasnya.
Dugaan Warga dan Kondisi di Lokasi
Seorang saksi mata, Fadli, 23, mengaku tidak mengetahui pasti penyebab awal kebakaran. Namun, warga sekitar menduga kebakaran dipicu oleh korsleting trafo.
“Pastinya belum tahu ya, tapi warga katanya tadi karena trafo,” kata Fadli.
Fadli menambahkan, aktivitas di Pasar Kanjengan pada malam hari memang sudah tidak berlangsung, sehingga banyak pemilik ruko tidak sempat menyelamatkan barang dagangannya.
“Kalau malam emang tidak ada aktivitas, enggak pada buka. Jadi pada kebakar itu barangnya, mulai dari baju, sandal, sayur-sayuran, buah-buahan sama jajanan kalau yang arena itu [bawah]. Terus yang bangunan tingkat itu, ada toko emas,” imbuhnya.
Sekadar diketahui, hingga Kamis (30/4/2026) pukul 01.45 WIB, tim relawan, BPBD Kota Semarang, aparat kepolisian, dan pemadam kebakaran masih berada di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam.

Leave a Reply