4 Tahun Berturut-Turut, Kepuasan Pelanggan KAI Daop 6 Yogyakarta Terus Meningkat

4 Tahun Berturut-Turut, Kepuasan Pelanggan KAI Daop 6 Yogyakarta Terus Meningkat
Penumpang akan menaiki KA Bandara yang berangkat dari Stasiun Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulonprogo ke Stasiun Yogyakarta atau Stasiun Tugu. - Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati

Lintaspulau.id, SOLO — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi atau Daop 6 Yogyakarta mencatatkan tren positif tingkat kepuasan pelanggan selama empat tahun berturut-turut. Hal ini tercermin dari hasil survei Customer Satisfaction Index (CSI) periode 2022-2025 yang secara konsisten terus mengalami peningkatan.

​Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, memaparkan capaian CSI menunjukkan rata-rata tingkat kepuasan pelanggan berada di angka 4,5 dari skala maksimal 5. Angka ini mencerminkan tingginya apresiasi penumpang terhadap pelayanan transportasi kereta api di wilayah Daop 6.

​Secara terperinci, skor CSI Daop 6 Yogyakarta pada tahun 2022 berada di angka 4,36. Angka tersebut kemudian merangkak naik menjadi 4,46 pada tahun 2023, tumbuh lagi menjadi 4,52 pada tahun 2024, dan mencapai 4,55 pada tahun 2025.

​”Secara keseluruhan, dalam kurun waktu 2022 hingga 2025, nilai CSI Daop 6 Yogyakarta mengalami pertumbuhan positif sebesar 4,36 persen,” ungkap Feni dalam keterangan tertulis yang diterima Espos, Senin (25/5/2026).

​Feni menjelaskan CSI merupakan indikator penting untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan terhadap berbagai aspek pengalaman, mulai dari pelayanan, kenyamanan, keamanan, hingga kemudahan akses fasilitas. Peningkatan angka kepuasan ini tidak terlepas dari ragam inovasi dan optimalisasi fasilitas yang terus dikebut oleh KAI, baik di lingkungan stasiun maupun di dalam gerbong kereta.

​“Peningkatan capaian ini menjadi motivasi bagi KAI Daop 6 Yogyakarta untuk terus menghadirkan layanan terbaik. Kami menyadari kepuasan pelanggan tidak hanya ditentukan oleh ketepatan waktu perjalanan, tetapi juga keramahan petugas, fasilitas yang nyaman, kemudahan akses, hingga jaminan rasa aman,” terangnya.

​Selain dari sisi pelayanan, Feni juga menyoroti adanya pergeseran tren kesadaran masyarakat. Menurutnya, semakin tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api membuktikan bahwa publik mulai beralih pada moda transportasi massal yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

​Menurutnya, penggunaan kereta api sangat mendukung upaya pengurangan emisi karbon jika dibandingkan dengan tingginya penggunaan kendaraan pribadi di jalan raya.

​“Masyarakat kini semakin sadar, menggunakan transportasi publik adalah bagian dari kontribusi bersama untuk mewujudkan transportasi berkelanjutan. KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen untuk terus menjaga konsistensi pelayanan dan mendukung mobilitas masyarakat yang lebih hijau,” tutupnya.

Leave a Reply